Seluruh golongan di atas memiliki satu kemiripan masalah, yakni ketidakmauan mengejar kehidupan.
Waktu tidak pernah berhenti, selama itu pulalah kehidupan terus berjalan. Perubahan terjadi detik demi detik. Menjalani hidup sejalan dengan kecepatan roda kehidupan adalah sebaik-baiknya cara hidup. Tidak lebih cepat dan tidak lebih lamban. Namun ada kalanya manusia mengalami stagnansi atau kemunduran akibat kegagalan, kecelakaan, atau kerugian tiba-tiba.
Di sinilah pentingnya merenungi arti catching up with life. Semakin lama seseorang menunda catching up with life, maka semakin banyak ketertinggalannya -- semakin bertumpuk pula bebannya. Beban yang semakin banyak akan membuat hidup seseorang semakin menderita.
Aku ingat lagu nursery rhyme yang cocok untuk tema catching up with life ini, liriknya agak diganti sedikit :
Row - row - row your boat gently down the stream
Merrily - merrily - merrily, life is NOT a dream...
1 comment:
i'm for it I'm the victim of the "shit Happen" i know i live to revenge to somemeone has destroyed my life.....
Post a Comment