Berbicara tentang jiwa manusia berhasil mengalihkan kepedihan hidup kita. Sungguh mengherankan, dengan mendengar sedemikian banyak malapetaka di bumi ini, bobot penderitaan kita makin berkurang. Sehingga kita merasa jijik untuk mengeluh, di saat menyadari semua orang pun menderita.

Ubah saja kalimatnya

Seorang jurnalis surat kabar mendapat kecaman sangat keras dari pemerintahnya, negeri Antah Berantah. Gara-garanya, tulisannya hari ini menyinggung hasil penelitian ttg korupsi di negara tersebut. Begini headline-nya:
"50% pejabat di negeri Antah Berantah Korupsi"
Jika sampai besok redaksi surat kabar ini belum melakukan perbaikan atas kalimat di atas, maka dapat dipastikan kantor surat kabar ini akan dibredel. Namun pemimpin sang pemimpin redaksi cerdik, diubahnya susunan kalimat headline tersebut.

"50% pejabat di negeri Antah Berantah Tidak Korupsi."

Dan sampai sekarang, kantor surat kabar tersebut aman-aman saja dari pembredelan.

No comments: