Berbicara tentang jiwa manusia berhasil mengalihkan kepedihan hidup kita. Sungguh mengherankan, dengan mendengar sedemikian banyak malapetaka di bumi ini, bobot penderitaan kita makin berkurang. Sehingga kita merasa jijik untuk mengeluh, di saat menyadari semua orang pun menderita.

Merespon Komentar ttg Men and God

Oke, thanks atas komentarnya. Saya juga nggak berani sembarang nulis lho, Martin. Bukannya mau sok filosofis, tapi niat saya adalah berbagi dgn pembaca ttg kesimpulan dari buku yg sudah saya baca berjudul TAO: THE SUBTLE UNIVERSAL LAW AND THE INTEGRAL WAY OF LIFE atau TAO Pedoman Hidup Selaras dengan Hukum Alam, yg ditulis oleh Hua-Ching Ni (guru Taoisme).
Di situ ada kutipan dari Kitab Tao Teh Ching yg berisi persis spt tulisan saya, Men and God tersebut. ….“prinsip tatanan semesta, alam kosmis yg ritmenya diikuti segala makhluk. Mulai dari atom, manusia hingga semesta, aliran energi sama, selalu mengikuti keempat prinsip di atas.” (ini asli kutipan dari Hua Ching Ni, si penulis buku, yang saya sadur untuk menjawab komentar kontra bahwa Tuhan tidak mengikuti jalanNya sendiri).

No comments: