Berbicara tentang jiwa manusia berhasil mengalihkan kepedihan hidup kita. Sungguh mengherankan, dengan mendengar sedemikian banyak malapetaka di bumi ini, bobot penderitaan kita makin berkurang. Sehingga kita merasa jijik untuk mengeluh, di saat menyadari semua orang pun menderita.

Si Lugu

Di benak orang-orang lugu, dunia terlalu jahat dan sengsara. Sejarah hanya berisi kemenangan orang-orang ambisius yang pantang ampun. Seperti halnya sandiwara, akan hambar tanpa pertikaian dan hawa nafsu.

No comments: