
Musisi tradisional yang terabaikan di hiruk pikuk jalan raya, begitulah potret profesi wanita asal Solo ini. Saya dan teman saya menemukannya sedang duduk sendiri di sekitar Kali Malang, Jakarta Timur (13/05/2006). Tidak ada orang lain yang terlihat peduli untuk sekedar mendekat dan menikmati alunan siternya. Jika untuk mencari nafkah, berjualan makanan pasti menghasilkan pendapatan yang lebih banyak daripada menjadi pengamen siter. Namun ibu Sawitri, 52, yang bermain siter sejak 1970, memilih melestarikan budaya asli Indonesia daripada berorientasi pada materi.

Jika Anda ingin donwload video alunan siter ibu Sawitri, klik link ini